JAKARTA – Perhelatan olahraga mahasiswa di Indonesia memasuki babak baru dengan diluncurkannya Campus League Season 1 Tahun 2026. Bertempat di Up Thamrin Nine, Jakarta, pada 20 April 2026, platform ini resmi diperkenalkan sebagai ekosistem kompetisi yang mengintegrasikan prestasi atletik dengan keunggulan akademik.
Integrasi Tiga Pilar Utama
Campus League dirancang bukan sekadar sebagai turnamen musiman, melainkan sebuah instrumen pembinaan yang bertumpu pada tiga pilar strategis: Academics (Akademik), Athleticism (Atletisme), dan Affinity (Afinitas). Melalui kerangka kerja ini, mahasiswa didorong untuk memiliki ketangkasan fisik sekaligus kedalaman intelektual serta kepedulian sosial yang tinggi.
Wakil Ketua Bidang IV Pembinaan Prestasi KONI Pusat, Kolonel Kes Purn. Drs. Irfan Bahctiar, yang turut hadir dalam peluncuran tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat basis atlet muda nasional.
Solusi Pembinaan Berkelanjutan
CEO Campus League, Ryan Ghozali, menekankan bahwa filosofi Student-Athlete adalah kunci untuk mencetak atlet yang memiliki mentalitas profesional dan resiliensi di kancah internasional. “Kompetisi ini adalah sarana untuk menanamkan nilai disiplin dan kepemimpinan yang akan sangat berguna bagi mahasiswa saat mereka terjun ke masyarakat nantinya,” ujar Ryan.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT. Djarum, Vincent Hartono, menegaskan dukungan swasta terhadap visi pemerintah. “Campus League adalah solusi atas tantangan pembinaan atlet muda. Ini merupakan komitmen kami bersama Kemenpora RI dan KONI Pusat untuk memastikan bahwa jalur prestasi olahraga tetap berjalan selaras dengan pendidikan formal,” ungkapnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, sektor akademis melalui Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) telah memberikan dukungan penuh, termasuk penyediaan jalur beasiswa bagi para atlet yang berkompetisi. Sektor swasta seperti PT. Bayan Resource Tbk juga turut memperkuat pilar pendanaan program ini.
Secara teknis, Campus League 2026 akan dilaksanakan secara masif di delapan kota besar, yaitu:
- Wilayah Barat & Tengah: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang.
- Wilayah Timur: Surabaya, Malang, Samarinda, dan Bali.
Tiga cabang olahraga utama yang akan dipertandingkan secara berkelanjutan adalah Basket (April-Juni), Bulu Tangkis, dan Futsal (Desember). Selain itu, platform ini menunjukkan sisi inovatifnya dengan merambah pengembangan bidang non-olahraga seperti Robotics, Business Management, hingga Design.
Melalui evaluasi mendalam dari pengalaman PON Bela Diri Kudus 2025, Campus League optimis mampu menjadi platform yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.
sumber :hum/KONIPUSAT