KONI Kota Surakarta Perkuat Akuntabilitas Lewat Monev: Pengawasan Anggaran dan Kinerja Cabor Ditingkatkan
26 November 2025, 14:51:064 days ago

news-image
KONI Kota Surakarta terus mendorong peningkatan tata kelola organisasi melalui 
pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) yang kini diperluas tidak hanya pada 
aspek pembinaan, tetapi juga pengawasan administrasi dan penggunaan anggaran.
Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu, menegaskan bahwa monev menjadi 
kunci untuk memastikan seluruh cabor menjalankan program secara akuntabel.
“Tidak hanya pendampingan cabor, tetapi juga sampai pada penggunaan anggaran. 
Kami mengawasi alokasi anggaran, apakah sesuai dengan RAB, sehingga lebih 
akuntabel. Pengurus KONI sekarang tidak hanya fokus pada pembinaan, tapi juga 
pengawasan administrasi dan pelaporan yang bisa terawasi lebih baik melalui monev. 
Ini jauh lebih baik dibanding kepengurusan sebelumnya,” ujar Her Suprabu dalam 
wawancara.
Monev Pantau Perkembangan Cabor dan Prediksi Medali
Koordinator Monev KONI Surakarta, Bambang Wijanarko, menjelaskan bahwa di bulan 
November ini hampir seluruh cabor telah menyelesaikan proses monev. Tim monev 
tidak hanya menilai pelaksanaan program, tetapi juga memantau kesehatan organisasi 
cabor serta memprediksi potensi perolehan medali pada Porprov mendatang.
“Tugas monev adalah memantau perkembangan cabor yang kami evaluasi. Saat ini 
sebagian besar cabor hampir menyelesaikan monev. Tim monev juga harus terus 
meningkatkan kinerjanya, memastikan organisasi cabor sehat, dan mengetahui prediksi 
perolehan medali menuju Porprov,” ungkap Bambang.
Hasil Rapat Koordinasi Monev: Reformasi Sistem pada 2026
Dalam rapat koordinasi monev terbaru, KONI Kota Surakarta menetapkan beberapa 
poin kebijakan penting yang akan mulai diberlakukan pada 2026, antara lain:
• Seluruh kegiatan cabor akan menerapkan sistem cashless mulai 2026
• Akan ada pendampingan dari kejaksaan dan konsultan pajak untuk 
meningkatkan kepatuhan hukum dan administrasi
• Tim monev diwajibkan menjaga komunikasi intens dengan cabor agar 
memahami kondisi internal lebih dalam
• Digitalisasi penuh pelaporan akan diterapkan pada 2026 untuk memperkuat 
transparansi dan efisiensi
Dengan serangkaian langkah penguatan ini, KONI Kota Surakarta menargetkan 
terciptanya tata kelola yang lebih transparan, modern, dan profesional, sekaligus 
memaksimalkan kualitas pembinaan atlet di seluruh cabang olahraga
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya