Kejuaraan Woodball Piala KONI Surakarta 2026 Resmi Digelar, Dorong Potensi Sport Tourism Daerah
26 June 2026, 15:14:026 hours ago

news-image
SURAKARTA – Ajang kompetisi olahraga bergengsi, Kejuaraan Woodball Piala KONI Kota Surakarta Tahun 2026 resmi bergulir pada Jumat (26/6/2026) di Lapangan Purnayudha, Jl. Adi Sucipto No 188, Surakarta. Memasuki edisi penyelenggaraan yang keempat, kejuaraan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Umum KONI Kota Surakarta, Her Suprabu.

Dalam kesempatan tersebut, Her Suprabu menyampaikan dukungan penuh serta apresiasi yang luar biasa atas konsistensi penyelenggaraan kejuaraan ini. Ajang ini dinilai sebagai wadah pembinaan strategis dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang akan membawa harum nama daerah di masa depan.

Dukungan senada juga datang dari perwakilan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta, Bapak Hanggo, yang turut hadir di lokasi. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras menyukseskan gelaran kompetisi ini.

Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Indonesia Woodball Association (IWbA) Surakarta sekaligus ketua pelaksana acara, Nunik Dwi S., menuturkan bahwa meskipun jadwal turnamen tahun ini berdekatan dengan agenda Kejuaraan Nasional (Kejurnas), antusiasme para peserta dari berbagai daerah tetap membara.

"Untuk kali ini memang berbarengan dengan Kejurnas, sehingga anak-anak dari beberapa daerah tidak bisa hadir karena alasan penghematan biaya, namun tahun ini diikuti oleh 12 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Tengah dan ada juga satu tamu dari Kalimantan," ungkap Nunik saat ditemui di sela-sela acara pembukaan.

Berdasarkan data panitia, total peserta yang berpartisipasi mencapai 102 atlet untuk kategori junior dan 164 atlet untuk kategori senior/umum. Nunik menambahkan bahwa pertandingan kategori junior dijadwalkan akan lebih padat.

Terkait venue penyelenggaraan, Nunik juga menceritakan sejarah penggunaan Lapangan Purnayudha yang merupakan fasilitas milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Berkat sinergi yang terjalin dengan pihak pelatih dari Angkatan Darat, lapangan yang dulunya merupakan area bekas rumah pahlawan disabilitas tersebut kini bisa dimanfaatkan secara optimal.

"Kita membuat lapangan ini dengan susah payah, dan pihak Kemenhan senang karena lapangan jadi terawat, rumputnya bagus karena rutin diinjak-injak untuk latihan woodball. Kita sangat di-welcome," jelasnya.

Ke depan, Nunik dan jajaran IWbA Surakarta memiliki visi besar menjadikan kejuaraan ini sebagai salah satu motor penggerak sport tourism atau wisata olahraga di Kota Bengawan. Pada penyelenggaraan sebelumnya yang tidak berbenturan dengan agenda nasional, event ini terbukti mampu menggerakkan roda ekonomi sekitar dengan penuhnya penginapan-penginapan di kawasan tersebut.

"Karena sudah yang ke-4, izin penyelenggaraan dari KONI dan penggunaan nama Piala KONI sudah merupakan support yang sangat berarti bagi kami. Tekad kita agenda ini tidak boleh putus," tutup Nunik dengan penuh optimisme.

 
Berita Lainnya Lihat Selengkapnya